DARITADI.COM METRO — Dinas Kesehatan Kota Metro mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama musim kemarau. Cuaca panas dan paparan sinar matahari yang berlebihan dapat meningkatkan risiko dehidrasi hingga gangguan kesehatan akibat panas.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Metro, Fajar Nasution, mengatakan masyarakat perlu menjaga pola hidup sehat dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca.

“Di musim kemarau seperti sekarang, masyarakat harus lebih memperhatikan kebutuhan cairan tubuh dan menghindari paparan panas secara berlebihan. Kesehatan tetap harus dijaga agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” ujar Fajar.

Melalui edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Dinkes Metro mengajak warga menerapkan sejumlah langkah sederhana untuk menjaga kebugaran.

Pertama, masyarakat dianjurkan mencukupi kebutuhan air dengan minum minimal delapan gelas sehari. Asupan cairan penting untuk mencegah dehidrasi, menjaga kestabilan suhu tubuh, serta membantu metabolisme.

Kedua, olahraga tetap dianjurkan, tetapi waktunya perlu diperhatikan. Aktivitas olahraga sebaiknya dilakukan sebelum pukul 09.00 pagi atau setelah pukul 16.00 untuk mengurangi risiko kelelahan akibat paparan panas matahari.

“Olahraga tetap penting untuk menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh. Namun, pilih waktu yang lebih aman dan jangan memaksakan aktivitas fisik ketika kondisi cuaca sangat panas,” kata Fajar.

Selain itu, Dinkes Metro meminta masyarakat menghindari paparan langsung sinar matahari ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga dapat menggunakan payung, topi, pakaian yang melindungi tubuh, serta tabir surya untuk membantu melindungi kulit.

Paparan panas berlebihan juga perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko heatstroke atau serangan panas, terutama jika tubuh kekurangan cairan.

Fajar mengajak masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga memperhatikan kondisi anggota keluarga, terutama mereka yang rentan terhadap cuaca panas.

“Menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kebiasaan sederhana seperti cukup minum, mengatur waktu olahraga dan melindungi diri dari paparan matahari, masyarakat dapat tetap produktif meski berada di tengah musim kemarau,” ujarnya.

Dinkes Metro berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus mencegah berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi muncul akibat cuaca panas.(Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *