Gudang Mebel di Lampung Timur Terbakar, Damkar Metro Bantu Pemadaman

DARITADI.COM METRO – Satuan Tugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro membantu penanganan kebakaran yang melanda sebuah gudang mebel di Dusun Ngudi Rahayu, RT 011 RW 006, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Jumat, 12 Juni 2026.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro sekitar pukul 10.20 WIB dari seorang warga bernama Rudi Roy Kumar. Saat itu, pelapor melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang membumbung tinggi dari gudang mebel yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Khawatir api semakin membesar, Rudi segera menghubungi salah satu anggota Damkar Kota Metro, Dzaki Hafidz. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro untuk ditindaklanjuti.

Setelah menerima laporan, petugas Damkar Metro langsung berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Lampung Timur dan mengerahkan personel menggunakan Unit 03 bernomor polisi BE 9050 FZ menuju lokasi kejadian.

Sekitar pukul 10.30 WIB, petugas tiba di lokasi dan mendapati api masih berkobar cukup besar. Tim kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area sekitar.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, personel kembali ke Posko Damkar dan Penyelamatan Kota Metro pada pukul 12.38 WIB.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro, Wilastri, mengatakan respons cepat petugas menjadi faktor penting dalam mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi dan mengerahkan personel ke lokasi. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Wilastri.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari mesin diesel yang mengalami panas berlebih hingga menimbulkan percikan api. Percikan tersebut kemudian menyambar limbah busa yang berada di sekitar lokasi sehingga api dengan cepat membesar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar. Sejumlah aset yang turut terbakar antara lain satu unit sepeda motor Honda MegaPro, satu unit Yamaha Vega ZR, satu unit mobil Kijang, serta sekitar 100 set spring bed.

Wilastri juga mengungkapkan bahwa petugas sempat menghadapi kendala saat menuju lokasi karena banyaknya warga yang memadati area kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap memberikan ruang bagi kendaraan pemadam dan petugas saat terjadi keadaan darurat, sehingga proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Pihak Damkar juga mengingatkan para pelaku usaha untuk rutin memeriksa kondisi mesin dan instalasi pendukung lainnya guna mencegah terjadinya kebakaran akibat panas berlebih atau percikan api yang dapat memicu kerugian besar.(A1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *