“Anak daerah juga bisa bersaing secara global. Yang penting mau belajar dan konsisten,”
DARITADI.Com Lampung Timur – Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif digital, seorang pemuda asal Lampung Timur memilih meninggalkan profesinya sebagai jurnalis dan beralih menekuni dunia pengembangan game berbasis platform Roblox.
Keputusan tersebut kini membuahkan hasil setelah game yang dikembangkannya berhasil menembus pasar Asia dan dimainkan ribuan pengguna dari berbagai negara.
Puja, pengembang muda asal Lampung Timur itu, mengaku awalnya hanya menjadikan pembuatan game sebagai hobi di sela aktivitas jurnalistik. Namun, ketertarikannya terhadap industri game terus berkembang hingga akhirnya memutuskan fokus penuh sebagai kreator digital.

“Awalnya hanya coba-coba membuat map dan sistem permainan sederhana di Roblox. Lama-kelamaan ternyata banyak pemain dari luar negeri yang tertarik,” kata Puja saat ditemui di Lampung Timur, Sabtu, 9, Mei 2026.
Menurut dia, keputusan meninggalkan dunia jurnalistik bukan hal mudah. Selama beberapa tahun, ia aktif menulis berita dan terlibat dalam peliputan berbagai isu daerah. Namun, perkembangan industri game dinilai memiliki peluang besar, terutama di kalangan generasi muda Asia.
Game yang dikembangkannya mengusung konsep petualangan dan simulasi dengan nuansa khas Asia Tenggara. Selain menghadirkan desain visual ringan, permainan tersebut juga didukung sistem interaksi daring yang membuat pemain dari berbagai negara dapat berkolaborasi.

Puja mengatakan sebagian besar pengguna berasal dari Indonesia, Malaysia, dan negara tetangga sudah mulai melirik. Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pemain aktif disebut terus mengalami peningkatan.
“Sekarang pemainnya sudah dari beberapa negara Asia. Bahkan ada komunitas kecil yang terbentuk sendiri di luar Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan proses pengembangan game dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan perangkat sederhana dan pembelajaran otodidak melalui forum digital serta komunitas pengembang Roblox internasional.
Meski telah meninggalkan profesi jurnalis, Puja mengaku kemampuan menulis dan membangun narasi selama bekerja di media sangat membantu dalam menciptakan alur cerita permainan yang menarik.

“Dunia jurnalistik mengajarkan bagaimana membangun cerita dan memahami audiens. Itu ternyata sangat berguna saat membuat game,” katanya.
Ke depan, Puja berencana mengembangkan fitur baru dan memperluas pasar hingga luar Asia. Ia juga berharap semakin banyak anak muda di daerah yang berani masuk ke industri kreatif digital tanpa harus meninggalkan identitas lokal.
“Anak daerah juga bisa bersaing secara global. Yang penting mau belajar dan konsisten,” ujarnya.(A1)





