“Bukan ngopi ini kopine murah meriah tapi rasanya gak murahan,”
DARITADI.COM Metro — Persaingan bisnis kopi dan kuliner ringan di Kota Metro semakin ketat. Berbagai kedai kopi modern hingga usaha makanan kekinian terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, di tengah gempuran tersebut, usaha kuliner “Bukan Ngopi” tetap mampu bertahan dengan menghadirkan konsep minuman kopi botolan, snack, hingga dimsum frozen dengan harga terjangkau.
Owner Bukan Ngopi, Maha, mengatakan bahwa konsistensi rasa dan inovasi menjadi kunci utama agar usahanya tetap diminati pelanggan, khususnya kalangan anak muda hingga keluarga.

“Persaingan sekarang memang luar biasa, hampir setiap sudut ada coffee shop dan jajanan baru. Tapi kami mencoba tetap bertahan dengan menjaga kualitas rasa dan harga yang masih ramah di kantong,” kata Maha, Senin, 11/5/2026.
Ia menjelaskan, Bukan Ngopi tidak hanya menjual varian coffee latte seperti hazelnut, butterscotch, hingga salted caramel, tetapi juga menyediakan aneka camilan seperti dimsum, pentol kocrot, bolu kocrot, hingga cheesecake lumer.
Menurutnya, strategi menghadirkan berbagai pilihan menu dalam satu tempat menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Selain itu, sistem penjualan frozen food juga membantu memperluas pasar.
“Kami mencoba mengikuti kebutuhan konsumen. Jadi bukan cuma minuman, tapi ada snack dan frozen food yang bisa disimpan di rumah,” ujarnya.

Maha mengaku tren kuliner di Kota Metro berkembang cukup cepat sehingga pelaku UMKM harus terus beradaptasi, terutama dalam pemasaran digital melalui media sosial.
“Sekarang kalau tidak aktif promosi di media sosial cukup sulit bersaing. Jadi kami rutin membuat promo dan memperkenalkan menu-menu baru,” katanya.
“Bukan ngopi ini kopine murah meriah tapi rasanya gak murahan,”tambahnya.

Di tengah kondisi ekonomi yang kompetitif, Maha berharap usaha kuliner lokal tetap mendapat dukungan masyarakat agar UMKM di Kota Metro terus berkembang.
“Kami berharap masyarakat terus mendukung usaha lokal. Karena UMKM seperti ini juga membantu membuka lapangan pekerjaan kecil-kecilan,” tutupnya.





