Beranda Bandar Lampung Wali Kota Metro Dialog dengan Insan Pertanian dan Perikanan Hadapi Kemarau Panjang

Wali Kota Metro Dialog dengan Insan Pertanian dan Perikanan Hadapi Kemarau Panjang

8
0

DARITADI.COM Metro – Wali Kota Metro, Bambang Imam Santoso menggelar dialog bersama insan pertanian dan perikanan setempat guna membahas langkah strategis menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi berdampak pada produksi pangan dan usaha budidaya.

Kegiatan yang berlangsung di Komplek Landbouw Agung Kota Metro, Kamis, 29/4/2026, dihadiri kelompok tani, pembudidaya ikan, penyuluh, serta jajaran organisasi perangkat daerah terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Imam Santoso menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak kekeringan, terutama terhadap sektor pertanian dan perikanan yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

“Kemarau panjang menjadi tantangan serius bagi kita semua. Pemerintah Kota Metro akan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air, termasuk normalisasi saluran irigasi dan distribusi air secara merata untuk mendukung kebutuhan petani,” katanya.

Ia juga menyebutkan pentingnya penerapan pola tanam yang adaptif serta penggunaan teknologi pertanian yang efisien dalam menghadapi perubahan iklim.

“Kami mendorong petani untuk menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca serta memanfaatkan teknologi yang dapat menghemat penggunaan air. Pemerintah siap memberikan pendampingan melalui penyuluh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro, Heri Wiratno mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah program mitigasi, di antaranya bantuan pompa air, sumur bor, serta pendampingan teknis kepada petani dan pembudidaya ikan.

“Kami fokus pada upaya menjaga produktivitas tetap stabil meski terjadi kemarau panjang. Selain itu, kami juga mengintensifkan pemantauan kondisi lapangan agar langkah intervensi bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Heri.

Ia menambahkan, untuk sektor perikanan, pihaknya mendorong efisiensi penggunaan air kolam serta pengaturan kepadatan tebar guna mengurangi risiko kerugian akibat menurunnya debit air.

Dalam dialog tersebut, para petani dan pembudidaya ikan menyampaikan sejumlah kendala, seperti menurunnya debit air irigasi, kesulitan mendapatkan air untuk kolam, hingga potensi gagal panen jika kemarau berlangsung lebih lama.

Pemerintah Kota Metro berkomitmen menindaklanjuti berbagai masukan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan keberlangsungan usaha masyarakat di tengah ancaman kemarau panjang.(A1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini