Beranda Bandar Lampung Harga Cabai Naik, Kepala Disperindag Metro: Pasokan Masih Aman

Harga Cabai Naik, Kepala Disperindag Metro: Pasokan Masih Aman

15
0

“Yang terpenting, masyarakat tidak perlu panik. Ketersediaan bahan pokok masih mencukupi,”

DARITADI.COM METRO — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Metro mencatat kenaikan harga sejumlah bahan pokok, terutama komoditas cabai, berdasarkan pemantauan di pasar tradisional pada Kamis, 23 April 2026. Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi pasokan masih dalam batas aman.

Kepala Disperindag Kota Metro, Ardah, mengatakan lonjakan harga cabai merupakan fenomena yang kerap terjadi akibat faktor distribusi dan pasokan dari daerah penghasil.

“Kenaikan cabai ini dipengaruhi pasokan yang berkurang dari sentra produksi. Namun secara umum stok bahan pokok di Kota Metro masih aman dan terkendali,” ujar Ardah saat dikonfirmasi.

Berdasarkan data Disperindag, cabai merah keriting mengalami kenaikan tertinggi sebesar Rp5.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Cabai hijau naik Rp4.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, cabai rawit naik Rp3.000 menjadi Rp58.000, dan cabai japlak naik Rp1.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Daging ayam turun Rp2.000 menjadi Rp32.000 per kilogram, sementara telur ayam turun Rp500 menjadi Rp28.000 per kilogram.

Adapun harga bahan pokok lainnya terpantau stabil, seperti beras SPHP Rp11.800 per kilogram, beras medium Rp13.500, dan beras premium Rp14.600. Minyak goreng kemasan Minyakita dijual Rp15.700 per liter, serta gula pasir curah Rp18.500 per kilogram.

Ardah menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan rutin di sejumlah pasar, seperti Kopindo, Margorejo, Tejo Agung, dan Sumbersari, guna menjaga stabilitas harga.

“Kami juga berkoordinasi dengan distributor dan pemasok agar distribusi tetap lancar, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurut dia, perilaku belanja yang bijak turut berperan dalam menjaga kestabilan harga di pasaran.

“Yang terpenting, masyarakat tidak perlu panik. Ketersediaan bahan pokok masih mencukupi,” tandas Ardah.(A1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini