Beranda Bandar Lampung Pesan Terakhir Almarhumah Bunga untuk Sang Adik, Jadi Kenangan Mendalam Keluarga

Pesan Terakhir Almarhumah Bunga untuk Sang Adik, Jadi Kenangan Mendalam Keluarga

63
0

Daritadi.Com Metro — Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhumah Bunga, salah satu korban dalam tragedi di Wira Garden. Di balik kepergiannya yang mendadak, tersimpan pesan terakhir yang kini menjadi kenangan tak terlupakan bagi keluarga, khususnya sang adik.

Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Bunga sempat menyampaikan keinginannya agar sang adik dapat mengikuti jejaknya. Pesan tersebut disampaikan dengan penuh harap, sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian seorang kakak terhadap masa depan adiknya.

Salah satu keluarga sekaligus ketua RW 05 setempat, Khairul Badri, menyebut, almarhumah dikenal sebagai sosok yang penyayang dan selalu memikirkan orang-orang terdekatnya.

Keinginannya agar sang adik lulus dari pondok bisa melanjutkan ke Universitas Lampung (UNiLA)“mengikuti dirinya” kini dimaknai sebagai harapan agar adiknya bisa menempuh jalan kebaikan dan meraih cita-cita seperti yang diimpikan Bunga semasa hidup.

“Dia memang selalu memotivasi adiknya, ingin adiknya jadi lebih baik. Itu pesan terakhir yang kami ingat,” ujar Khairul Badri dengan suara bergetar.

Kepergian Bunga tak hanya meninggalkan luka, tetapi juga pesan moral yang mendalam tentang arti kasih sayang dan harapan dalam keluarga. Kini, keluarga berupaya mengikhlaskan kepergian almarhumah sembari menjaga pesan tersebut sebagai amanah yang akan terus dikenang.

Tragedi di Wira Garden sendiri menyisakan duka bagi banyak pihak. Dua mahasiswi Fakultas MIPA Universitas Lampung (Unila) semester akhir ini menjadi korban jiwa dan ditemukan oleh nelayan bersama tim gabungan Basarnas dan BPBD pada pukul 11.30 WIB, Kamis (2/4/2026), di Muara Pulau Pasaran, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung menjadi perhatian publik, sementara proses penanganan dan penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Bagi keluarga Bunga, kenangan tentang sosoknya akan selalu hidup—terutama melalui pesan terakhir yang sederhana, namun penuh makna.(A1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini