Daritadi.Com Metro — Dalam suasana penuh kehangatan di awal pekan, Pemerintah Kota Metro mengukuhkan 100 Pegawai Negeri Sipil dalam berbagai jabatan strategis—mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala Puskesmas, hingga jabatan fungsional, Senin (2/3/2026).
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah penting dalam menata kembali kelembagaan serta menyesuaikan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah, termasuk perubahan nama dan struktur beberapa dinas. Dalam proses itu, sejumlah pejabat memperoleh amanah baru untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

1. Ade Erwinsyah, S.STP., MM sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Metro
2. Angraini, S.IP sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Metro
3. Zaki Mubaroq, SH., MH sebagai Kepala Bagian Hukum Setda Kota Metro
4. Iin Indraswari, S.Sos., MM sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Metro
5. Surahman, ST sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
6. Deddy Hasmara, S.STP., M.Si sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Metro

Di lingkungan Inspektorat, formasi Inspektur Pembantu I hingga IV pun disesuaikan dengan struktur baru yang telah ditetapkan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan pesan kuat tentang makna pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa rotasi ini bukanlah sebatas perpindahan kursi, melainkan bagian dari perjalanan bersama untuk memperkuat fondasi pelayanan publik.
“Pelantikan hari ini adalah bagian dari kebutuhan organisasi. Tidak ada kepentingan lain selain memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya dengan tegas namun penuh kehangatan.
Selain pejabat struktural, pelantikan turut menyentuh sektor-sektor yang dekat dengan kehidupan warga: para kepala puskesmas dan pejabat fungsional di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, serta ketertiban umum.

Harapannya, sentuhan baru dalam berbagai posisi ini akan semakin memperkokoh pelayanan dasar masyarakat—dari kesehatan yang lebih sigap, pendidikan yang lebih inklusif, hingga pembangunan ekonomi kerakyatan yang lebih hidup.
Dengan total 100 pejabat yang resmi mengucapkan sumpah jabatan, Pemerintah Kota Metro berharap langkah penataan ini dapat melahirkan birokrasi yang lebih adaptif, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan warganya. Sebuah awal baru yang diharapkan membawa semangat pelayanan yang semakin manusiawi dan berdampak nyata. (ADV)





