“Pementasan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga pengingat sejarah bagaimana perjuangan dan kehidupan masa lalu membentuk wajah Kota Metro hari ini,”
Daritadi.com Metro, Lampung – Pertunjukan teater opera bertajuk “Bocah Bedeng” sukses menarik perhatian penonton dalam gelaran Festival Putri Nuban yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-88 Kota Metro.
Pementasan yang diselenggarakan di RTH Terminal 16C pada Jumat malam, 20 Juni 2025, pukul 19.30 WIB, memukau penonton hingga memadati seluruh area pertunjukan.
Opera yang dipersembahkan oleh Karang Taruna Karangrejo ini menyuguhkan kisah dramatis tentang kehidupan masyarakat pada era kolonisasi Hindia Belanda. Dengan latar sebuah kawasan “bedeng” yang kelak berkembang menjadi Kota Metro, lakon ini berhasil menggugah emosi penonton lewat akting yang kuat, alur cerita yang menyentuh, serta iringan musik tradisional yang menyatu harmonis.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, Tri Hendriyanto, yang turut hadir dalam pertunjukan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kreativitas anak-anak muda Kota Metro dalam mengekspresikan nilai budaya dan sosial melalui seni pertunjukan.
“Opera Bocah Bedeng ini bukan hanya hiburan, tapi juga menjadi ruang edukasi dan ekspresi seni yang luar biasa bagi generasi muda. Saya bangga dan mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat,” ujar Tri Hendriyanto.
Dirinya juga menyampaikan, antusiasme masyarakat terlihat dari berbagai kelurahan datang berbondong-bondong ke lokasi. Beberapa penonton bahkan rela berdiri demi menyaksikan pertunjukan dari awal hingga akhir. Kehadiran “Bocah Bedeng” disebut sebagai salah satu pertunjukan paling ditunggu dalam rangkaian Festival Putri Nuban tahun ini.

“Pentas ini sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi seni pertunjukan daerah yang sarat pesan sejarah dan kultural, sejalan dengan semangat HUT Kota Metro yang mengangkat kembali identitas lokal dan semangat kebersamaan,”imbuhnya.
Tri Hendiyanto, juga memberikan tanggapan positif. Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni budaya di Kota Metro semakin berkembang.
“Kami di Disporapar berkomitmen terus mendukung ruang-ruang ekspresi kreatif seperti ini. Seni pertunjukan seperti Opera Bocah Bedeng mampu menjadi magnet wisata sekaligus wadah pembentukan karakter generasi muda,” ungkap Tri.
Sementara itu, sejumlah warga yang menyaksikan pertunjukan menyampaikan rasa bangga dan haru. Salah satu warga, Rini (38), mengaku tak menyangka anak-anak bisa menampilkan pertunjukan sebaik itu.
“Luar biasa, saya sampai merinding. Anak-anak ini sangat berbakat. Semoga bisa rutin diadakan,” ujarnya.
Pertunjukan Opera Bocah Bedeng merupakan hasil kolaborasi antara komunitas seni lokal, pelajar, dan relawan budaya. Mengangkat tema kehidupan masyarakat akar rumput dan dinamika sosial, pertunjukan ini dikemas dengan elemen drama, musik tradisional, dan tari.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan seni di Kota Metro.(Adm)





