Kemenag Perkuat Zona Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik

DARITADI.COM Lampung Tengah — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Tengah memperkuat pembangunan Zona Integritas dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui studi tiru ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Kamis (9/7).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Kabupaten Lampung Tengah untuk mempelajari praktik terbaik dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta pengembangan inovasi pelayanan masyarakat.

Rombongan dipimpin Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Lampung Tengah, Ahmat Tajudin, didampingi Ketua PC APRI Kabupaten Lampung Tengah, Tukijo, bersama jajaran penghulu. Mereka diterima Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, serta Kepala KUA Kemantren Gedongtengen, Noerohini.

Dalam paparannya, Ahmad Shidqi mengatakan keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga budaya kerja aparatur yang menjunjung tinggi integritas, inovasi, dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami terus mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Hal itu menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta,” katanya.

Sementara itu, Noerohini menjelaskan berbagai inovasi yang telah diterapkan di KUA Kemantren Gedongtengen, mulai dari digitalisasi layanan administrasi, peningkatan layanan pencatatan nikah, pembinaan keluarga sakinah, pelayanan bagi kelompok rentan, hingga penguatan fungsi KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Lampung Tengah, Ahmat Tajudin, mengatakan hasil studi tiru tersebut akan menjadi referensi dalam meningkatkan mutu pelayanan di lingkungan Kemenag Lampung Tengah.

“Kami memperoleh banyak praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas layanan di Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah. Semangat inovasi, kolaborasi, dan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat menjadi pengalaman berharga yang akan kami tindak lanjuti di satuan kerja masing-masing,” ujarnya.

Ketua PC APRI Kabupaten Lampung Tengah, Tukijo, menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana meningkatkan kapasitas para penghulu sekaligus memperkuat jejaring antarsatuan kerja dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik.

Menurut dia, kolaborasi dan saling berbagi pengalaman merupakan modal penting untuk mempercepat pembangunan Zona Integritas menuju predikat WBK dan WBBM di lingkungan Kementerian Agama.

Kemenag Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pelayanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.(Adm 03)