DARITADI.COM METRO – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Wali Kota Metro Nomor 800.1.3.3385 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 15 Juni 2026.

Acara pelantikan digelar di Alun-alun Kota Metro pada Senin (15/6) malam. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang sebelumnya telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Rotasi dan promosi jabatan ini mencakup beberapa posisi penting di lingkungan Pemerintah Kota Metro, mulai dari Sekretariat Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, hingga Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Pejabat yang dilantik antara lain Ir. Achmad Redho Akbar. Sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, dan kini dipercaya menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Selain itu, Triana Aprisia, S.STP., M.I.P. yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Metro kini mengemban tugas sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Metro.

Kemudian, Sri Mulyani, ST., MT yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dilantik menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro.

Dedy Hasmara, S.STP., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Metro kini menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Metro.

Sementara itu, Fachruddin, S.H. yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Statistik Sektoral dan Infrastruktur Digital pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro mendapat tugas baru sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Metro.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat kapasitas birokrasi agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Proses ini telah melalui mekanisme yang berlaku, termasuk seleksi terbuka dan rekomendasi dari BKN. Karena itu saya berharap para pejabat yang dilantik dapat segera bekerja, beradaptasi, dan menunjukkan kinerja terbaik sesuai amanah yang diberikan,” kata Bambang.

Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pencapaian program pembangunan daerah.

Menurut Bambang, para pejabat yang baru dilantik harus mampu membangun kolaborasi lintas perangkat daerah, meningkatkan inovasi, dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

Ia juga menegaskan bahwa jabatan bukan hanya soal posisi, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung program pembangunan daerah.

Menurut Bambang, para pejabat yang baru dilantik perlu membangun kolaborasi yang baik antarperangkat daerah, terus berinovasi, dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Saya mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan semangat melayani. Fokus utama kita adalah menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat Kota Metro,” ujarnya.

 

Pelantikan tersebut disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemerintah Kota Metro, serta tamu undangan lainnya.

Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemerintah Kota Metro, serta para tamu undangan lainnya. (A121)