Daritadi.Com Metro — Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporaparekraf) resmi membuka pendaftaran Pemilihan Muli Mekhanai Kota Metro Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong promosi budaya dan pariwisata di Bumi Sai Wawai.
Kepala Dinas Disporaparekraf Kota Metro, Subehi, mengatakan bahwa ajang tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang pemilihan duta daerah, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda yang berprestasi, berwawasan, dan berkepribadian baik.
“Pemilihan Muli Mekhanai ini merupakan sarana untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjadi wajah Kota Metro dalam mempromosikan potensi daerah, baik di bidang pariwisata maupun ekonomi kreatif,” kata Subehi.

Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 9 April 2026. Seluruh proses pendaftaran dipusatkan di Kantor Disporaparekraf Kota Metro. Seleksi peserta dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 15 April 2026, sementara malam grand final akan digelar pada 16 April 2026.
Subehi menjelaskan, peserta yang mengikuti seleksi harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya merupakan masyarakat Provinsi Lampung, berusia 17 hingga 24 tahun, belum menikah, serta memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter untuk Muli dan 165 sentimeter untuk Mekhanai.

Selain itu, peserta juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, berpenampilan menarik, serta memiliki keterampilan pendukung seperti seni, public speaking, maupun bakat lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap akan lahir duta-duta muda yang mampu membawa nama baik Kota Metro di tingkat regional hingga nasional,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada generasi muda di Kota Metro dan sekitarnya untuk tidak ragu mengikuti ajang tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memajukan daerah.
Pemilihan Muli Mekhanai sendiri merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
“Ajang ini diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak promosi budaya lokal dan pariwisata Kota Metro,”tutupnya(A1)





