Daritadi.Com Metro — Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Metro mencatat penyerapan gabah petani sejak Januari hingga Maret 2026 mencapai 15.707 ton. Penyerapan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah di wilayah setempat.
Kepala Perum Bulog Kancab Metro,, Ferdian D. Atmaja, mengatakan, penyerapan gabah dilakukan secara bertahap dari sejumlah wilayah sentra produksi padi di Bumi Sai Wawai khususnya yang menjadi wilayah kerja Bulog Metro.
“Sejak Januari sampai Maret 2026, total gabah yang berhasil kami serap dari petani mencapai 15.707 ton,” ujarnya, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, 12/3/2026
Menurut dia, penyerapan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk melindungi petani agar hasil panen mereka terserap dengan harga yang layak. Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan untuk menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah.
Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog dalam kondisi aman. Tercatat sebanyak 13.432 ton beras tersimpan di dua gudang milik Bulog yang berada di wilayah kerja Kancab Metro.
“Stok beras yang ada saat ini sebanyak 13.432 ton dan tersimpan di dua gudang Bulog. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran program bantuan pangan maupun stabilisasi harga,” kata dia.
Bulog Metro memastikan akan terus melakukan penyerapan gabah petani selama masa panen berlangsung, sehingga hasil panen petani dapat terserap optimal sekaligus menjaga ketahanan pangan di daerah.(A1)
