Daritadi.Com METRO – Jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Metro guna membahas penguatan sinergi data statistik untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Metro itu menyoroti agenda besar Sensus Ekonomi 2026, serta kegiatan pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSen) yang saat ini tengah berjalan.
Kepala BPS Kota Metro, Arum Purbowati, menjelaskan bahwa pembaruan DTSen akan melibatkan tenaga pengukur meter dari PLN yang akan mendapat pelatihan dari BPS. Selain itu, dalam waktu dekat BPS juga akan melatih tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Metro dalam rangka ground check Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Peran seluruh elemen sangat penting, termasuk dalam kegiatan publisitas. Kami berharap pemerintah daerah dapat turut menggaungkan Sensus Ekonomi, karena keberhasilan sensus ini akan menjadi catatan penting dalam sejarah perekonomian ke depan,” kata Arum, Sabtu, 27/2/2026
Sementara itu, Wakil WaliKota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh agenda BPS. Ia meminta kepada jajarannya mulai tingkat Rt/Rw, kelurahan, Kecamatan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar membantu dan berkoordinasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Rafieq juga menyebut BPS kini semakin strategis perannya, bahkan menjadi satu-satunya instansi vertikal yang diundang dalam rapat koordinasi nasional bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ke depan, BPS akan dihadirkan secara langsung dalam rapat koordinasi Pemerintah Kota Metro.
“Data yang dikumpulkan BPS akan kembali ke Pemerintah Kota Metro. Karena itu, sudah selayaknya mendapat dukungan penuh, baik untuk menyukseskan Sensus Ekonomi maupun ground check DTSen di Kota Metro,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, M.Rafieq juga menginstruksikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP berkoordinasi aktif dengan BPS dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Audiensi ini menjadi momentum memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan BPS dalam mewujudkan perencanaan pembangunan berbasis data (data-driven policy) di Kota Metro.(A1)





