Daritadi.Com METRO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbersari Bantul, Kota Metro, menggelar program “Jumat Berkah” berupa pemeriksaan gratis bagi ibu hamil, Jumat, 27 Februari 2026.
Kegiatan ini mencakup layanan konsultasi dan pemeriksaan ultrasonografi (USG) tanpa dipungut biaya.
Program yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut disambut antusias masyarakat. Dalam pengumuman resminya, pihak rumah sakit membatasi kuota hanya untuk 10 pasien guna memastikan pelayanan berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Kepala Direktur RSUD Sumber Sari, Dr.Hasril Syahdu, M.K.M melalui Dokter Spesialis Kandungan RSUD Sumbersari Bantul, dr. Agung Widya Laksono, Sp.OG, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian rumah sakit terhadap kesehatan ibu dan janin, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan gratis.
“Kami ingin membantu para ibu hamil agar rutin memeriksakan kandungannya. Deteksi dini melalui pemeriksaan dan USG sangat penting untuk mengetahui kondisi ibu dan perkembangan janin,” ujarnya.
Menurut dia, pemeriksaan kehamilan secara berkala dapat mencegah risiko komplikasi serta memastikan tumbuh kembang janin berjalan baik. Program Jumat Berkah ini juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kontrol kehamilan.
Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut untuk melakukan pendaftaran lebih awal karena kuota terbatas. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak layanan yang telah disediakan oleh manajemen rumah sakit.
Melalui kegiatan sosial ini, RSUD Sumbersari Bantul berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Kota Metro.
Sementara itu, Salah seorang peserta, Rina (28), warga Metro Selatan, mengaku bersyukur bisa mengikuti pemeriksaan tersebut. Ia mengetahui informasi kegiatan dari media sosial dan langsung mendaftarkan diri karena kuotanya terbatas.
“Alhamdulillah sangat terbantu, apalagi ada pemeriksaan USG gratis. Jadi saya bisa tahu kondisi bayi saya tanpa harus mengeluarkan biaya,” ujarnya usai menjalani pemeriksaan.
Rina yang tengah memasuki usia kandungan lima bulan mengatakan kegiatan semacam ini sebaiknya rutin digelar agar semakin banyak ibu hamil yang terbantu. Menurut dia, pemeriksaan rutin sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan janin tetap terpantau.
Ibu hamil lainnya, Siti (31), juga menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit dan dokter yang memberikan pelayanan ramah dan informatif. “Dokternya menjelaskan kondisi kandungan saya dengan detail, jadi saya lebih tenang,” katanya.
Program sosial yang membatasi kuota 10 pasien itu diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di Kota Metro.(A1)





