Beranda Bandar Lampung Pemerintah Kota Metro Upayakan Stabilitas Harga Sembako Jelang Idul Adha

Pemerintah Kota Metro Upayakan Stabilitas Harga Sembako Jelang Idul Adha

33
0

Daritadi.com Metro, — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota Metro mengambil langkah sigap untuk menstabilkan harga sembako di pasaran. Guna mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan masyarakat meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Walikota Metro, Bambang Imam Santoso, menegaskan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dinas perdagangan dan para pelaku usaha, agar tidak terjadi spekulasi harga. Kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujar Bambang, disela -sela kunjungannya, Rabu (4/6).

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan suasana Idul Adha tahun ini tetap kondusif dan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Elmanani, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan intensif ke sejumlah pasar tradisional dan distributor.

“Kami melihat gejala kenaikan harga mulai terjadi, terutama pada cabai merah yang pada hari sebelumnya kami pantau seharga Rp38.000 per kilogram, kini melonjak menjadi Rp48.000 per kilogram. Dengan adanya subsidi dari pemerintah, harga cabai yang dijual dalam operasi pasar ini jauh lebih rendah, yakni hanya Rp16.000 per setengah kilogram

Alokasi subsidi paling besar, dirinya menambahkan diberikan pada komoditas cabai, yakni mencapai Rp8.000 per kilogram. Selain cabai, pemerintah juga memberikan subsidi pada sejumlah bahan pokok lain seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir. Pemerintah memastikan bahwa kualitas bahan pangan yang disalurkan dalam paket sembako tetap sesuai standar konsumsi dan layak untuk dikonsumsi masyarakat luas.

“Tujuan kami adalah menstabilkan harga sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Operasi pasar ini menyasar seluruh lapisan warga, khususnya kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi,” ujar Elmanani.

Langkah ini disambut positif oleh masyarakat. Siti Nuraini, warga Metro Barat, mengaku merasa terbantu dengan adanya pengawasan harga dan rencana pasar murah.

“Harga cabai biasanya naik tinggi kalau sudah dekat Idul Adha. Kalau pemerintah turun tangan seperti ini, kami lebih tenang,” katanya.

Untuk diketahui, dalam Operasi pasar tersebut masyarakat bisa mendapatkan 11 item bahan pangan pokok dengan harga yang telah disesuaikan. Antara lain, Minyak goreng dijual seharga Rp13.000 per kemasan, Tepung terigu Rp7.000 per kilogram, Gula pasir Rp16.000 per kilogram,

Lalu, Telur Rp24.000 per kilogram, Bawang merah Rp18.000 per setengah kilogram, Bawang putih Rp17.000 per setengah kilogram,
Cabai merah Rp16.000 per setengah kilogram,

Kemudian Cabai rawit Rp14.000 per setengah kilogram,
Tepung sagu Rp7.000 per kilogram,
Susu dijual Rp12.000 per kemasan,
Beras Rp62.500 per karung kemasan 5 kg.(Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini