Daritadi.Com Metro Lampung – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro, Firdaus Saparyani menyebut drainase yang tersumbat, sebagai salah satu pemicu banjir di lingkungan permukiman, di kota setempat.
Gambar hanya ilustrasi
Banjir yang dimaksud yakni luapan air dalam jumlah besar yang kemudian menggenang, yang kerap terjadi pada saat hujan turun dengan intensitas curah yang tinggi. Namun segera surut kembali dalam tempo singkat.

“Jadi, drainase itu harus baik agar air mengalir lancar ketika hujan. Selokan itu tidak boleh tersumbat sampah. Karena lokasi padat penduduk, jadi rata-rata banyak drainase yang tertutup dan tidak mengalir dengan baik. Hal itu dapat menyebabkan genangan air nantinya,” kata Firdaus saat dikonfirmasi,” Sabtu, 6/1/2023.
“Kalau sampai saat ini, memang belum pernah terjadi banjir yang parah, hanya genangan air saja yang nantinya segera surut,” timpalnya.
Mengingat awal 2024 ini telah memasuki musim penghujan, Firdaus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sampah-sampah yang sering menyumbat saluran air.
Selain itu, Kepala BPBD Kota Metro itu juga mengingatkan masyarakat agar waspadai bencana alam lainya seperti, fenomena pohon tumbang saat musim penghujan.
“Karena hujan deras disertai angin kencang itu bisa membahayakan, dapat menyebabkan pohon tumbang,”cetusnya.
Kemudian, Dirinya menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan layanan siaga bencana bilamana terjadi bencana. Masyarakat dapat segera melapor ke kontak call center yang telah disediakan, ke nomor 112.
“Ya, warga bisa menghubungi BPBD Metro atau hubungi pusat layanan siaga di 112, serta bisa juga melaporkan kepada relawan bencana disetiap kelurahan setempat, sebagai tempat terdekat untuk melaporkan bencana yang terjadi,” tandasnya.(kc)


Gambar hanya ilustrasi


