Daritadi.Com Metro — Wakil Walikota metro, Qomaru Zaman, engan berkomentar terkait pemukulan siswa SD 5 Metro Timur, pada Rabu, 15/3/2023 silam.
Dalam peristiwa tersebut yang mengakibatkan penganiayaan siswa SD 5 metro timur, korban (BM) dipukul sampai pingsan dan diseret – seret oleh pelaku AY(44).
“Emoh, oh nanti kita pelajarin dahulu,”tegas Qomaru zaman saat diwawancarai usai membuka pasar senja di Lapangan samber Park Kota metro, Sabtu 25 /3/2023.
“Jangan terburu buru, kita diskusikan dahulu, sabar, sabar saya pelajarin semuanya,”ucap Qomaru sambil meninggalkan tim yang melayangkan pertanyaan penganiayaan siswa SD 5 metro timur.
Dari pantauan tim awak media, pelaku nampak hadir di SD 5 metro timur pada hari kamis, 16/3/2023 kemarin, diduga pelaku AY(44) sempat melakukan mediasi ke pihak sekolah serta menjelaskan kronologis kejadian tersebut.
Di waktu yang berbeda saat tim mendatangin ke rumah korban, fatimah (33) tidak tahu kalau ada pemanggilan ke sekolah. Saya tidak diberitahu mas, yang jelas dirinya tetap tidak ingin berdamai.
“Orangtua mana yang rela melihat anaknya dipukulin sampai pingsan, diseret – seret dan sampai masuk Rumah sakit,”katanya fatimah sambil menggendong buah hatinya yang masih kecil.
Ia meminta kepada pihak berwajib, kasus pemukulan anak dibawah umur ini yang menimpah anaknya sampai pingsan dan diseret -seret oleh pelaku yang terjadi dilingkungan sekolah SD 5 metro timur segera menangkap pelaku.(red/tim)





